search here and find more articles

Welcome To Infokita.Website


Biografi Sang penemu 4G dari Indonesia

Jakarta, On The Spot Lovers Putra dari pasangan (Almarhum) Sudjianto dengan Siti Patmi tak pernah lupa dengan asalnya. Prof.Dr.Khoirul Anwar lahir pada 22 Agustus 1978 di Kediri, Jawa Timur. Ayahya meninggal karena sakit saat iya baru lulus dari Sekolah Dasar tahun 1990. Ibunya berusaha keras mensekolahkan anaknya setelah suaminya meninggal dunia. Untuk menyelesaikan Strata 1, Iya berhasil mendapatkan beasiswa 4 tahun secara berturut - turut. Bahkan dia berhasil mendapatkan beasiswa S2 dari Panasonic dan Beasiswa S3 dari Perusahaan Jepang . 

Prof.Dr.Khoirul Anwar adalah salah satu peneliti Indonesia yang meraih prestasi membanggakan di kancah Internasiobal. Beliau merupakan penemu sekaligus pemegang paten dari Teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Muliplexing). Penemuaannya kemudian mensapat penghargaan Best Paper untu kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010 - Spring yang digelar 16-19 Mei 2010 di negara Taiwan. Kini hasil penemuan beliau yang sudah dipatenkan digunakan oleh Perusahaan besar asal Jepang.



Inspirasi besar berasal dari mana saja, termasuk dari hal yang tak terduga . Termasuk berasal dari menonton anime Jepang. Anda mungkin tak menduga sebuah penemuan penting yang merevolusi anggapan tak terpatahkan di jagat transmisi telekomunikasi nirkabel.

Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset , Khiorul Anwar memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul setelah menonton Film Kartun Dragon Ball Z. Ketika Goku ( tokoh utama Film Dragon Ball)  hendak mengeluarkan jurus andalannya , 'Genki Dama' alias spirit Ball . Goku akan menyerap semua energi makhluk hidup di alam, sehinmgga menghasilkan energi yang luar biasa.

Makanya inspirasi dari Film Dragon Ball Z tertuang dalam sebuah Paper yang berjudul "A Simple Turbo Equalization For Single Carrier Block Transmission Without Guard Interval". Beliau dapat mematahkan anggapan yang tak mungkin di dunia komunikasi. Kini sbuah sinyalk yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh Guard Interval (GI) untuk menjaga kebal dari delay, pantulan dan interferensi. Turbo equlizer-lah yang membatalkan interferansi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.

Dengan mengenyahkan GI dan memanfaatkan dekorder turbo , secara teoritis dapat  malah bisa menghilangkan rugi daya transmisi kareana tak perlu mengirimkan daya untuk GI. Hilangnya GI juga bisa diisi oleh pariti bits yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesalahan akibat distorsi (Error Corection Coding).

Setelah menurunkan formula matematikanya secara konkrit, Khoirul Anwar meminta rekannya Hui Zhou untuk membuat programnya,

Metode ini mempu memecahkan problem atau masalah transmisi nirkabel. Apalagi ia bisa diterapkan pada hampir semua sistem telekomuikasi, Termasuk GSM (2G), CDMA (3G), dan cocok diterapkan pada sistem 4G yang membutuhkan kinerja tinggi dan tingkat kompleksitas rendah.

Ia juga bisa diterapkan di Republik Indonesia tercinta ini, terlebih di kota besar yang punya banyak gedung pencakar langit (Gedung bertingkat) maupun daerah pegunungan.  Sebab di daerah tadi biasanya gelombang yang di transmisikan mengalami pantulan dan delay yang lebih panjang.

Sumber : Penemu 4G

  


0 komentar

click to leave a comment!

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *